• بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

    Faidah Kajian Rutin Masjid Al-Hasanah - Kitab al-Wajiiz [18 Rajab 1436 H]



    Pembahasan Kitab: Al-Wajiiz fii 'Aqidatis Salafish Shalih Ahlisunnah wal Jama'ah (karya Asy-Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdul Hamid al-Atsari)
    Pemateri: al-Ustadz Azhar Khalid bin Seff -hafizhahullah-

    Kekhususan Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah:

    Ilmu yang benar dan haq berasal dari wahyu Allah Azza wa Jalla, yaitu al-Qur'an dan as-Sunnah Rasulullah, sebagaimana firman Allah dalam Surat an-Najm: 3-4, "Dan tiadalah yang diucapkannya itu (al-Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)."

    Mengapa Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah Istimewa?

    1. Sumber pendalilannya jelas, dan selamatnya hujjah-hujjah yang shahih tidak berdasarkan akal dan pikiran. Sebagaimana fungsu akal dan pikiran hanya sebagai pendukung kebenaran, bukan sebagai pembenar. Selamatnya aqidah ahlus sunnah wal jama'ah dikarenakan sumber-sumber pendalilannya yang benar-benar jernih dan bersih, yaitu al-Qur'an dan as-Sunnah.

    2. Aqidah ahlus sunnah wal jama'ah sanadnya jelas dari Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam yang menerima wahyu secara langsung dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Jauh dari hawa nafsu dan syubhat (pihak-pihak luar)

    3. Syi'arnya menyerahkan  diri seutuhnya kepada Allah. Apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Rasulullah semua ditaati

    4. Aqidah yang penjelasannya jelas, terang, dan mudah untuk diterima. Jelas, maksudnya: tidak ada hal-hal yang samar, tidak bertentangan satu sama lain antara al-Qur'an dan as-Sunnah. Terang, maksudnya: aqidah ini jauh dari penyelewangan ayat-ayat al-Qur'an dan hadits-hadits Nabi. Mudah, maksudnya: aqidah ini membuat jiwa dan pikiran menjadi tenang, membuat diri menjadi yakin dan mantap dalam menjalankan aqidah ahlus sunnah wal jama'ah

    5. Aqidah yang menyatukan, berjama'ah, tidak bercerai berai. Aqidah ahlus sunnah wal jama'ah yaitu merupakan tali Allah yang sangat kuat dan tidak akan pernah putus. Aqidah ini jauh dari hal-hal bid'ah, syirik, khurafat, dan maksiat. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah, QS. Ali-Imran: 103, "Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk."

    6. Aqidah ini selalu dijaga oleh Allah, para firqatun najiyah (kelompok-kelompok yang selamat) yaitu orang-orang yang selalu menaati dan mengikuti Allah dan Rasulullah

    7. Aqidah ini adalah cara paling luar biasa untuk mendekatkan diri kepada Allah.

    Download rekaman (via Google Drive): https://goo.gl/kt27th

    Semoga bermanfaat,
    Baarakallahu fiikum

    0 komentar:

    Posting Komentar

     

    Pesan

    Satu hal yang perlu kita perhatikan bersama bahwa halaman ini hanyalah sebagai jalan alternatif dalam menuntut ilmu, bukan jalan yang paling utama. Sehingga dengan adanya halaman ini -dan halaman-halaman majelis ilmu yang lainnya- tidaklah dimaksudkan dengannya sebagai sebuah kecukupan untuk mempelajari ilmu. Karena itu kami sama sekali tidak membenarkan seorang muslim yang hanya mencukupkan dirinya untuk mengambil ilmu melalui halaman2 di sosial media lalu berasa cukup dengannya sehingga dia lalai dari menghadiri majelis ilmu.

    Rasulullah bersabda:

    مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ

    “Barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu (syar’i), Allah akan memudahkan baginya dengan ilmu tersebut, jalan menuju surga.” - [HR. Muslim no. 2699].

    Semangat dalam menuntut ilmu agama harus lebih besar dari menuntut ilmu dunia. Karena ilmu agama menentukan kebahagiaan dunia dan akhirat, sedang ilmu dunia hanya untuk kebahagiaan dunia saja.

    Semoga kita semua dimudahkan langkahnya dalam menghadiri taman-taman surga ini.

    Semoga bermanfaat, baarakallahu fiikum